Langsung ke konten utama

Profile





Berkedudukan di Balikpapan diatas sebidang tanah hibah beralamatkan di Jl. S Parman gg Gapura RT.30 No. 108 Gunung Sari Ulu.

Yayasan Menara Madinah adalah yayasan yang didirikan oleh organisasi DPD Hidayatullah Balikpapan pada awal tahun 2021 dengan SK Notaris Yuni Astuti, S.H. No. 05 Tanggal 05 April 2021 dan SK KEMENKUMHAM Nomor AHU-0010038.AH.01.04. Tahun 2021.

Yayasan Menara Madinah bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial dan ekonomi. Kegiatan yang sudah berjalan saat ini berupa layanan pembelajaran baca Alqur’an, perkebunan, layanan sosial (berbagi daging kurban dan sembako), dan pendirian sekolah tahfiz gratis bagi siswa dhuafa.

Dalam mengawali eksistensinya, tentu saja sangat banyak kekurangan yang harus terpenuhi baik dari fasilitas, infrastruktur maupun sumber daya manusia yang diharapkan bisa menopang seluruh rencana program yang sudah direncanakan.


Susunan Pengurus

Ketua : Muhammad Ihsan Fadlillah

Sekretaris : Miftahussalam

Bendahara : Waizul Umam


Bidang Pendidikan : Abdus Salam

Bidang Humas, Sosial & Ekonomi : Ahmad Fauzan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESANTREN AGRIKULTUR MENARA MADINAH

  Alhamdulillah tahap demi tahap progres pembangunan pondok tahfidz Menara Madinah terus mengalami peningkatan. Pada penghujung tahun 2022 Pondok Tahfidz Menara Madinah merampungkan pembangunan kandang kambing yang merupakan salah satu project pengembangan pesantren agrikultur.  Selain merampungkan kandang, tanaman (rumput) pakan juga terus dikembangkan. Sebanyak 1200 bibit odot dan 300 pohon gamal telah ditanam. Semua ini berkat bantuan dari YBM PLN KALTIMTARA yang memberikan support untuk terwujudnya program peternakan. Saat ini sudah ada 5 ekor kambing yang dikelola dan insya Allah dalam waktu dekat akan mendatangkan tambahan 5 ekor bibit kambing yang direncakan untuk persiapan qurban pada 1445 H. Pada sektor perikanan juga semakin menggembirakan, Pondok Tahfidz Menara Madinah dipercaya oleh menteri perikanan untuk membudidayakannya ikan nila sistem bioflok. Saat narasi ini kami tulis, pengerjaan project sudah tahap pemasangan rangka atap kolam. Insya Allah pada pengembanga...

MEMBANGUN "ISTANA" UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL QUR'AN

MEMBANGUN ISTANA UNTUK SANTRI  PENGHAFAL AL QUR'AN Menjelang tahun ajaran baru, Yayasan Menara Madinah terus berupaya melakukan persiapan dan pembenahan terutama dalam hal kesiapan SDM dan infrastruktur. Hal yang sangat mendebarkan karena tahun ini adalah tahun perdana bagi Yayasan Menara Madinah membuka sekolah formal setingkat SMP sederajat. Pengurus Yayasan khawatir jika santri yang mendaftar belum mendapatkan fasilitas yang memadai terutama dalam hal kebutuhan tempat tinggal/asrama. Semangat dan optimis bisa membuka sekolah penghafal Al-Qur'an meskipun dengan keterbatasan fasilitas. Modal yang sangat minim dikumpulkan dari sumbangan para dermawan terus digulirkan untuk kegiatan renovasi asrama santri. Alhamdulillah, kami akan bangunkan "istana" untuk para penghafal Al-Qur'an dari dana infaq shodaqoh para dermawan. Insya Allah kita muliakan para penghafal Al-Qur'an, maka Allah akan memuliakan kita. ucap ketua Yayasan Menara Madinah dengan penuh optimis. Par...

Buka Puasa Senin Kamis Santri Tahfiz Menara Madinah

  Dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi yang bersumber dari Usamah bin Zaid bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ أَىُّ يَوْمَيْنِ . قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada R...