Langsung ke konten utama

Kegiatan Pembelajaran Tahfizul Qur'an


Alhamdulillah, atas pertolongan Allah dan dukungan dari para dermawan, satu-satunya bangunan fasilitas pembelajaran di pondok Tahfiz Menara Madinah akhirnya bisa digunakan. Bangunan ini menjadi sentral kegiatan para santri untuk menghafal Al-Qur'an sekaligus sebagai tempat belajar dan berteduh. Tepat disamping aula ini adalah lokasi yang diharapkan akan berdiri bangunan asrama santri.

Perjuangan yang dilalui oleh para santri untuk memiliki asrama sangat dramatis. Mereka memulai aktifitas pematangan lahan hanya dengan cangkul untuk meratakan bukit setinggi 4 meter. Telapak tangan yang melepuh dan terkelupas tidak menjadikan nyali mereka ciut. Semangat yang membara dalam dada mereka bersumber dari keyakinan akan janji Allah, bahwa sebaik-baik dari ummat Islam adalah yang memepelajari Al-Qur'an dan yang mengajarkannya.

Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”


Bermodalkan keyakinan ini, sehingga pengurus pondok dan para santri terus berupaya untuk mewujudkan fasilitas-fasilitas pembelajaran Al-Qur'an. Diatas tanah hibah ini nantinya diharapkan adanya bangunan asrama, sekolah dan masjid. Saat ini pembangunan yang tengah dijalankan adalah pemasangan siring untuk menahan longsoran tanah di samping lokasi rencana pembangunan asrama. Alhamdulillah sudah terumpul kurang lebih 15 juta rupiah dari kegiatan ini, dan masih dibutuhkan sekitar 10 juta rupiah untuk penyelesaiannya.

Bagi para dermawan yang ingin berpartisipasi mengambil kebaikan, bisa berupa material ataupun donasi, silahkan konfirmasi melalui link dibawah ini : 

 Klik Untuk Donasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESANTREN AGRIKULTUR MENARA MADINAH

  Alhamdulillah tahap demi tahap progres pembangunan pondok tahfidz Menara Madinah terus mengalami peningkatan. Pada penghujung tahun 2022 Pondok Tahfidz Menara Madinah merampungkan pembangunan kandang kambing yang merupakan salah satu project pengembangan pesantren agrikultur.  Selain merampungkan kandang, tanaman (rumput) pakan juga terus dikembangkan. Sebanyak 1200 bibit odot dan 300 pohon gamal telah ditanam. Semua ini berkat bantuan dari YBM PLN KALTIMTARA yang memberikan support untuk terwujudnya program peternakan. Saat ini sudah ada 5 ekor kambing yang dikelola dan insya Allah dalam waktu dekat akan mendatangkan tambahan 5 ekor bibit kambing yang direncakan untuk persiapan qurban pada 1445 H. Pada sektor perikanan juga semakin menggembirakan, Pondok Tahfidz Menara Madinah dipercaya oleh menteri perikanan untuk membudidayakannya ikan nila sistem bioflok. Saat narasi ini kami tulis, pengerjaan project sudah tahap pemasangan rangka atap kolam. Insya Allah pada pengembanga...

MEMBANGUN "ISTANA" UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL QUR'AN

MEMBANGUN ISTANA UNTUK SANTRI  PENGHAFAL AL QUR'AN Menjelang tahun ajaran baru, Yayasan Menara Madinah terus berupaya melakukan persiapan dan pembenahan terutama dalam hal kesiapan SDM dan infrastruktur. Hal yang sangat mendebarkan karena tahun ini adalah tahun perdana bagi Yayasan Menara Madinah membuka sekolah formal setingkat SMP sederajat. Pengurus Yayasan khawatir jika santri yang mendaftar belum mendapatkan fasilitas yang memadai terutama dalam hal kebutuhan tempat tinggal/asrama. Semangat dan optimis bisa membuka sekolah penghafal Al-Qur'an meskipun dengan keterbatasan fasilitas. Modal yang sangat minim dikumpulkan dari sumbangan para dermawan terus digulirkan untuk kegiatan renovasi asrama santri. Alhamdulillah, kami akan bangunkan "istana" untuk para penghafal Al-Qur'an dari dana infaq shodaqoh para dermawan. Insya Allah kita muliakan para penghafal Al-Qur'an, maka Allah akan memuliakan kita. ucap ketua Yayasan Menara Madinah dengan penuh optimis. Par...

Buka Puasa Senin Kamis Santri Tahfiz Menara Madinah

  Dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi yang bersumber dari Usamah bin Zaid bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ أَىُّ يَوْمَيْنِ . قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada R...